Job Description

 

Jenis Rapat Anggota dan Tugas dan Tanggung Jawab Struktur Kepengurusan Koperasi Syariah BMT Berkah Madani :

 

  1. Macam Rapat Anggota

 

  1. Rapat Anggota Tahunan (RAT), yaitu rapat anggota yang diselenggarakan tiap akhir tahun buku. Diadakan oleh Pengurus dan Badan Pengawas yang dihadiri oleh anggota. Rapat Anggota Tahunan ini mengesahkan laporan pertanggungjawaban Pengurus dan badan Pengawas, pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU), pemilihan anggota Badan Pengurus dan Badan Pengawas.

 

  1. Rapat Anggota Khusus (RAK), yaitu rapat anggota yang diadakan untuk tujuan khusus seperti menetapkan kebijaksanaan umum dibidang organisasi, manajemen dan usaha koperasi untuk satu tahun buku berikutnya. Serta untuk menetapkan RAPB koperasi dan perubahan Anggaran dasar dan Anggaran Rumah Tangga koperasi.

 

  1. Rapat Anggota Luar Biasa, yaitu rapat anggota yang diadakan untuk menetapkan penggabungan atau pembagian atau peleburan atau pembubaran koperasi atau apabila keadaan mengharuskan adanya keputusan segera yang wewenangnya ada pada rapat angota. Maka dapat diadakan Rapat Anggota Luar Biasa dapat dilaksanakan dengan permintaan tertulis 1/10 dari jumlah anggota, Pengurus dan Badan Pemeriksa.

 

2A. Dewan Pengawas Syariah

 

Dalam hal ini perlu adanya peran DPS, karena peranan  DPS posisinya sangat strategis didalam menerapkan prinsip-prinsip syariah di lembaga keuangan syariah. Apabila ditinjau dari  Surat Keputusan DSN MUI No.Kep-98/MUI/III/2001 mengenai Susunan Pengurus DSN MUI Masa Bhakti Th. 2000-2005 bahwa tugas DPS yang diberikan dari DSN adalah :

 

  1. Melakukan pengawasan secara periodik pada lembaga keuangan syariah,
  2. Mengajukan usul-usul pengembangan lembaga keuangan syariah kepada pimpinan lembaga yang bersangkutan dan kepada DSN.
  3. Melaporkan perkembangan produk dan operasional lembaga keuangan syariah yang diawasinya kepada DSN sekurang-kurangnya dua kali dalam satu tahun anggaran.
  4. Merumuskan permasalahan yang memerlukan pembahasan dengan DSN.

 

Sedangkan, berdasarkan Peraturan Bank Indonesia No. 6 tahun 2004 pasal 27, tugas, wewenang, dan tanggung jawab dewan pengawas syariah adalah :

 

  1. Memastikan dan mengawasi kesesuian kegiatan operasional bank terhadap fatwa yang dikeluarkan oleh DSN.
  2. Menilai aspek syariah terhadap pedoman operasional dan produk yang dikeluarkan bank.
  3. Memberikan opini dari aspek syariah terhadap pelaksanaan operasional bank secara keseluruhan dalam laporan publikasi bank.
  4. Mengkaji jasa dan produk baru yang belum ada fatwa untuk dimintakan fatwa kepada DSN.
  5. Menyampaikan laporan hasil pengawasan syariah sekurang-kurangnya setiap enam bulan kepada direksi, komisaris, DSN, dan Bank Indonesia.

 

Secara yuridis, Dewan Pengawas Syariah (DPS) di lembaga perbankan menduduki posisi yang kuat, karena keberadaannya sangat penting dan strategis. Berdasarkan Undang-Undang tersebut, setiap perusahaan yang berbadan hukum Perseroan Terbatas wajib mempunyai Dewan Pengawas Syariah.

 

Sejalan dengan itu, Undang-Undang No 21 Tahun 2008 Pasal 32 menyebutkan :

  1. Dewan Pengawas Syariah wajib dibentuk di Bank Syariah dan Bank Umum Konvensional yang memiliki UUS.
  2. Dewan Pengawas Syariah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diangkat oleh Rapat Umum Pemegang Saham atas rekomendasi Majelis Ulama Indonesia.
  3. Dewan Pengawas Syariah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bertugas memberikan nasihat dan saran kepada direksi serta mengawasi kegiatan Bank agar sesuai dengan Prinsip Syariah.
  4. Ketentuan lebih lanjut mengenai pembentukan Dewan Pengawas Syariah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan Peraturan Bank Indonesia.

 

Dari pemaparan tugas DPS, bahwa di dalam mengawasi sebuah lembaga keuangan syari’ah tersebut perlu juga adanya pelaksanaan yang sesuai prinsip Good  Corporate Governance yang selanjutnya disebut GCG bagi sebuah LKS yaitu sesuai dengan pasal 46 PBI No. 11/33/PBI/2009. Konsep tersebut dimaksudkan bahwa DPS secara langsung bertanggungjawab dan berkewajiban untuk melaksanakan tugasnya ke lembaga keuangan syari’ah harus sesuai dengan ketentuan  yang telah difatwakan oleh Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI).

 

2B. Dewan Pengawas

 

Disamping rapat anggota dan pengurus, salah satu alat perlengkapan organisasi koperasi adalah pengawas yang antara lain mempunyai tugas untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan dan pengelolaan koperasi.

Adanya fungsi pengawasan dalam suatu organisasi koperasi, dimaksudkan sebagai salah satu upaya untuk memperkecil resiko yang mungkin timbul sebagai akibat dari terjadinya penyimpangan-penyimpangan kebijakan dari rencana yang telah ditetapkan.

Pengawas dipilih melalui rapat anggota bersama dengan pemilihan pengurus dengan masa jabatan tiga tahun.Jabatan pengawas tidak boleh dirangkap dengan jabatan pengurus, sedangkan persyaratan badan pengawas sama dengan persyaratan pengurus.

Dengan uraian tugas masing-masing adalah sebagai berikut:

  1. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijaksanaan pengurus menyangkut pengelolaan koperasi, baik yang menyangkut aspek organisasi idiil maupun aspek usaha.
  2. Meneliti catatan yang ada pada koperasi.
  3. Membuat laporan tertulis tentang hasil pengawasan.

 

 

3 . Pengurus

Kekuasaan yang dimiliki oleh pengurus koperasi berada dibawah kekuasaan rapat anggota. Pengurus hanya merupakan pemegang mandat yang dipilih, diangkat serta diberhentikan oleh anggota. Pengurus harus membuat kebijakan yang tidak menyimpang dari Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga dan hasil keputusan rapat anggota lainnya dan pada akhir masa jabatannya harus mempertanggung jawabkan hasil kerjanya kepada anggota.

 

Secara umum, tugas utama pengurus Koperasi Syariah BMT Berkah Madani adalah memimpin organisasi dan Badan Usaha  koperasi, melakukan segala perbuatan hukum dan atas nama koperasi, serta mewakili koperasi baik didalam maupun diluar pengadilan.

 

Pengurus dipilih dari anggota dan masa jabatan pengurus dan pengawas satu periode adalah tiga tahun, dan setelah masa jabatannya berakhir dapat dipilih kembali.

Unsur-unsur Pengurus Koperasi terdiri atas :

– Ketua :

– Sekretaris

– Bendahara

 

Anggota koperasi yang dapat dipilih menjadi pengurus adalah yang memenuhi persyaratan sebagai berikut :

– Mempunyai sifat jujur dan ketrampilan kerja.

– Mempunyai pengetahuan tentang perkoperasian dan analisa keuangan ( spesifikasi bendahara diutamakan )

– Mempunyai rasa disiplin dan tanggung jawab atas jalannya kegiatan usaha koperasi.

 

Pengurus bertugas :

  1. Menyelenggarakan rapat anggota.
  2. Menyelenggarakan pembinaan organisasi dan idiil.
  3. Mewakili koperasi didalam dan diluar pengadilan.
  4. Mengelola koperasi dan usahanya.
  5. Mengajukan rancangan rencana kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi.
  6. Mengajukan laporan keuangan dan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas.
  7. Menyelenggarakan pembukuan secara tertib.
  8. Memelihara Daftar Buku Anggota, Daftar Buku Pengurus, dan Daftar Buku Pengawas.

Pengurus berwenang :

  1. Menentukan kebijaksanaan koperasi sesuai dengan Keputusan Rapat anggota.
  2. Memutuskan penerimaan dan penolakan anggota baru serta pemberhentian anggota sesuai dengan ketentuan dalam Anggaran Dasar.

 

Tugas dan wewenang masing-masing komponen pengurus itu dapat dirinci sebagai berikut :

 

  1. Ketua

Ketua KOPERASI memiliki tanggung jawab baik kedalam maupun keluar organisasi, dengan uraian tugas selengkapnya sebagai berikut:

  1. Memimpin Koperasi dan mengkoordinasikan kegiatan seluruh anggota Pengurus.
  2. Mewakili Koperasi di dalam dan di luar pengadilan.
  3. Melaksanakan segala perbuatan sesuai dengan Keputusan Rapat anggota dan Rapat Pengurus.
  4. Memimpin Rapat Anggota Tahunan (RAT)
    5. Memimpin Rapat Pengurus, Pengawas dan Karyawan
    6. Menandatangani Surat Keputusan dan Perjanjian kerja sama dengan Pihak Ketiga
    7.. Mengangkat dan Memberhentikan karyawan
    8. Menandatangani surat –surat berharga yang berhubungan dengan koperasi.
    9. Membuat laporan pertanggung jawaban pengurus untuk acara RAT

Adapun wewenang dari ketua adalah sebagai berikut :

  • Menentukan Kebijaksanaan dan mengambil keputusan.
  • Menandatangani surat-surat dan perjanjian bersama Sekretaris dan Bendahara.
  • Ketua bertanggung jawab kepada Rapat Anggota
  • Menetapkan Kebijakan dan Rencana Kerja, Anggaran Pendapatan dan Biaya (RAKPB)
  • 2.Sekretaris

Tugas utama sekretaris adalah sebagai penanggungjawab administrasi koperasi, adapun uraian tugasnya sebagai berikut :

  1. Bertanggung jawab kegiatan administrasi dan perkantoran.
  2. Mengusahakan kelengkapan organisasi.
  3. Mengatur jalannya perkantoran.
  4. Memimpin dan mengarahkan tugas karyawan.
  5. Menghimpun dan menyusun laporan kegiatan bersama bendahara dan pengawas.
  6. Menyusun rancangan rencana program kerja organisasi dan idiil.

Sekretaris berwenang :

  1. Mengambil keputusan dibidang kesekretariatan.
  2. Menandatangani surat-surat bersama ketua.
  3. Menetapkan pelaksanaan bimbingan organisasi dan penyuluhan.

Sekretaris bertanggung jawab kepada rapat Pengurus melalui Wakil Ketua.

 

3.Bendahara

Pada dasarnya tugas pokok bendahara adalah mengurus kekayaan dan keuangan koperasi, antara lain :

  1. Bertanggung jawab masalah keuangan koperasi.
  2. Mengatur jalannya pembukuan keuangan.
  3. Menyusun anggaran setiap bulan.
  4. Mengawasi penerimaan dan pengeluaran uang.
  5. Menyusun rencana anggaran dan pendapatan koperasi.
  6. Menyusun laporan keuangan.
  7. Menindak lanjuti kebijakan Ketua dibidang keuangan
    8. Membuat perencanaan kebutuhan keuangan perperiodik, yaitu bulanan, triwulan, semester
    9. Bertanggung jawab atas terlaksananya tata kelola administrasi keuangan yang baik

Bendahara berwenang :

  1. Mengambil keputusan dibidang pengelolaan keuangan Koperasi Syariah BMT Berkah Madani
  2. Bersama dengan ketua menandatangani surat yang berhubungan dengan bidang keuangan Koperasi Syariah BMT Berkah Madani
  1. Pengelola

Selain adanya keempat komponen perangkat organisasi, maka sebagai pelaksana roda operasional kantor KSPPS BMT Berkah Madani yang berkaitan dengan pelayanan yang sifatnya membantu pengurus dalam menjalankan kegiatan KSPPS BMT BERKAH MADANI  juga melaksanakan kesepatan kerja dengan Pengelola unit sebagai operasional kerja. Kesepatan kerja Pengelola unit ini harus dengan Pengurus Koperasi dan telah mendapatkan  persetujuan dari Rapat Anggota Tahunan.

Struktur Pengelola :

  1. General Manager
  2. Adm & Legal Akad
  3. Accounting
  4. Teller
  5. Account Officer
  6. Customer Service

 

 

A. Tugas General Manager


FUNGSI UTAMA JABATAN

  1. Merencanakan, mengkoordinasikan dan mengendalikan seluruh aktivitas lembaga yang meliputi penghimpunan dana dari Pihak ketiga serta penyaluran dana yang merupakan kegiatan utama lembaga serta kegiatan-kegiatan langsung berhubungan dengan aktivitas utama tersebut dalam upaya mencapai target.
  1. TANGGUNG JAWAB

2.1 Tersusunnya sasaran, rencana jangka pendek, rencana jangka panjang, serta proyeksi keuangan maupun non keuangan.

2.2 Tercapainya target yang telah ditetapkan secara keseluruhan.

2.3 Terselenggaranya penilaian prestasi kerja karyawan.

2.4 Tercapainya lingkup kerja yang nyaman untuk semua pekerja yang berorientasi pada pencapaian target.

2.5 Terjalinnya kerjasama dengan pihak lain dalam rangka memenuhi kebutuhan lembaga.

2.6 Terjaganya keamanan dana-dana masyarakat yang dihimpun dan pembiayaan yang diberikan serta seluruh asset KSPPS BMT Berkah Madani.

2.7 Menjaga KSPPS BMT Berkah Madani agar dalam aktivitasnya senantiasa tidak lari dari Visi & Misinya.

 

  1. TUGAS POKOK

 

3.1 Tersusunnya sasaran, rencana jangka pendek, rencana jangka panjang, serta proyeksi keuangan dan non keuangan.

3.1.1 Menentukan sasaran/ target jangka pendek dan jangka panjang.

3.1.2 Merencanakan dan menyusun rencana kerja jangka pendek 1 Tahun dan jangka panjang 3 Tahun.

3.1.3 Menyusun rencana anggaran jangka pendek dan jangka panjang.

3.1.4 Mempresentasikan rencana jangka pendek dan jangka panjang kepada Pengurus, dan anggota KSPPS BMT Berkah Madani

3.2 Tercapainya target yang telah ditetapkan secara keseluruhan.

3.2.1 Memonitor dan memberikan arahan /masukan terhadap upaya pencapaian target.

3.2.2 Mengevaluasi seluruh aktivitas dalam rangkaian pencapaian target.

3.2.3 Menindaklanjuti hasil evaluasi.

3.2.4 Menemukan dan menentukan strategi-strategi baru dalam upaya mencapai target.

3.2.5 Membuka peluang/ akses kerjasama dengan dengan jaringan/ lembaga lain dalam upaya mencapai target.

3.3 Terselenggaranya penilaian prestasi kerja karyawan

3.3.1 Menetapkan tujuan penilaian prestasi kerja.

3.3.2 Melakukan penilaian prestasi kerja karyawan.

3.4 Tercapainya lingkup kerja yang nyaman untuk semua pekerja yang berorientasi pada pencapaian target.

3.4.1 Merencanakan dan merancang sistem hubungan kerja yang memotivasi karyawan untuk bekerjasama dalam mencapai sasaran lembaga.

3.4.2 Memperhatikan keluhan kantor layanan dalam hal kerjasama untuk mencapai sasaran.

3.4.3 Mengevaluasi pola hubungan kerjasama antar karyawan/ antar kantor.

3.5 Terjalinnya kerjasama dengan pihak lain dalam rangka memenuhi kebutuhan lembaga.

3.5.1 Mencari peluang dan membuka kerjasama dengan pihak lain (lembaga/ perorangan) yang dapat secara langsung ataupun tidak langsung memenuhi kebutuhan lembaga (seperti funding untuk likuiditas ataupun kerjasama pembiayaan).

3.5.2 Mempertahankan kerjasama yang telah dijalin dengan lembaga-lembaga sejenis.

3.6 Terjaganya keamanan dana-dana masyarakat yang dihimpun dan pembiayaan yang diberikan serta seluruh asset KSPPS BMT Berkah Madani

3.6.1 Mengupayakan terjaganya likuiditas dengan mengatur manajemen dana seoptimal mungkin hingga tidak terjadi dana rush maupun idle.

3.6.2. Mengupayakan strategi-strategi khusus dalam penghimpunan dana dan penyaluran dana.

3.6.3 Mengupayakan strategi-strategi baru dan handal dalam menyelesaikan pembiayaan bermasalah.

3.6.4 Melakukan kontrol terhadap seluruh harta KSPPS BMT Berkah Madani

  1. WEWENANG

4.1 Memimpin rapat komite untuk memberikan keputusan terhadap pengajuan pembiayaan.

4.2 Menyetujui/ menolak secara tertulis pengajuan rapat komite secara musyawarah dengan alas an-alasan yang jelas.

4.3 Menyetujui/ menolak pencairan/ dropping pembiayaan sesuai dengan batasan wewenang.

4.4 Menyetujui pengeluaran uang untuk pembelian aktiva tetap sesuai dengan batas wewenang.

4.5 Menyetujui pengeluaran uang kas kecil dan biaya operasional lain sesuai batas wewenang.

4.6 Menyetujui / menolak penggunaan keuangan yang diajukan yang tidak melalui prosedur

4.7 Memberikan teguran dan sanksi atas pelanggaran yang dilakukan bawahan.

4.8 Melakukan penilaian prestasi karyawan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

4.9 Melakukan Rekruitmen, promosi, rotasi dan PHK sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

4.10 Mengadakan kerjasama dengan pihak lain untuk kepentingan lembaga dalam upaya mencapai target proyeksi dan tidak merugikan lembaga.

4.11 Memutuskan menolak atau menerima kerjasama dengan Pihak lain sesuai dengan kegiatan utama BMT KSPPS Berkah Madani dengan alasan-alasan yang jelas.

 

B. Adm & Legal Akad

  1. FUNGSI UTAMA JABATAN

Mengelola administrasi pembiayaan mulai dari pencairan hingga pelunasan dan membuat surat-surat perjanjian lain.

  1. TANGGUNG JAWAB

2.1 Penyiapan administrasi pencairan pembiayaan(dropping).

2.2 Pengarsipan seluruh berkas pembiayaan.

2.3 Pengarsipan jaminan pembiayaan

2.4 Peneriamaan angsuran dan pelunasan pembiayaan.

2.5 Penyiapan kupon dan kontrol terhadap kupon

2.6 Pembuatan laporan pembiayaan sesuai dengan periode laporan.

2.7 Membuat surat teguran dan peringatan kepada mitra yang akan dan telah jatuh tempo.

2.8 Membuat surat-surat perjanjian dengan pihak lain.

  1. TUGAS-TUGAS POKOK
  2. Penyiapan administrasi pencairan pembiayaan (dropping) dan melakukan proses dropping.

A.1 Memeriksa kelengkapan administrasi mitra yang akan di dropping.

A.2 Membuat akad pembiayaan, tanda terima jaminan, kartu angsuran dan pengawasan, kupon pembiayaan ( untuk yang harian).

A.3 Membaca aqad kepada mitra pembiayaan

A.4 Mengisikan buku registrasi mitra pembiayaan secara lengkap dengan data dari APP dan SPP.

  1. Pengarsipan seluruh berkas pembiayaan

      B.1 Memeriksa kelengkapan administrasi untuk diarsipkan.

B.2 Mengarsipkan aqad pembiayaan serta berkas pendukung lainnya sesuai dengan nomor rekening.

B.3 Menyimpan kartu pengawasan sesuai dengan nomor urut/nomor rekening mitra pembiayaan.

B.4 Hanya mengeluarkan berkas pada saat dibutuhkan dengan bukti catatan pengeluaran dan memastikan berkas yang telah selesai digunakan telah dikembalikan pada tempatnya.

  1. Pengarsipan Jaminan

C.1 Memastikan jaminan telah diperiksa dan disetujui pihak yang berwenang (AO Dan Manager Keuangan) dengan bukti tanda tangan yang tertera pada lembar penerimaan jaminan.

C.2 Memberikan lembaran Tanda Terima Jaminan Asli kepada mitra, dan mencatatnya pada buku registrasi jaminan.

C.3 Menyimpan Tanda Terima Jaminan copy dengan surat jaminan ke dalam brankas jaminan.

C.4 Mengeluarkan jaminan apabila diperlukan atas sepengetahuan manager secara tertulis.

C.5 Melakukan kontrol atas jaminan-jaminan yang ada.

  1. Penerimaan Pelunasan Pembiayaan.

D.1 Menerima mitra anngota dan mencatatnya kedalam buku/kartu pengawasan pembiayaan

D.2 Menyesuaikan berkas serah terima jaminan nasabah yanag akan pelunasan dengan sistem pencatatan pengawasan yang ada sesuaikah dengan data aslinya.

  1. Penyiapan kupon dan kontrol terhadap kupon

E.1 Menyiapkan kupon apabila petugas kolektor akan berangkat.

E.2 Membuat daftar kupon yang dikeluarkan dan dikembalikan.

E.3 Melakukan pengecekan apabila terjadi selisih kupon antara yang seharusnya ada (tersisa) dengan yang tersisa.

  1. Pembuatan Laporan pembiayaan sesuai dengan periode laporan.

f.1 Membuat laporan pembiayaan bulanan yang terdiri dari :

f.2.1 Laporan dropping per Bulan dan total dropping selama setahun.

f.2.2 Laporan lengkap PYD dan mutasinya.

f.2.3 Laporan PYD yang akan jatuh tempo.

f.2.4 Laporan kolektibilitas (tingkat kelancaran pembiayaan).

f.2.5 Laporan prestasi AO ( capaian target AO).

f.2.6 Dan lain-lain

f.2 Laporan PYD Pekanan

f.2.1 Daftar mitra yang harus ditagih.

f.2.2 Daftar mitra yang akan dan telah jatuh tempo pada pekan tersebut.

  1. Membuat surat teguran dan peringatan kepada mitra yang akan dan telah jatuh tempo

g.1 Membuat dan menMirlamkan surat teguran pada mitra yang telah jatuh tempo

g.2 Membuat dan menMirlamkan surat peringatan pada mitra yang akan jatuh tempo

g.3 Melakukan kontrol atas tindak lanjut surat pemberitahuan dan peringatan yang dikirimkan kepada mitra

  1. Membuat surat-surat perjanjian dengan pihak lain.

h.1 Membuat surat/aqad perjanjian pembiayaan maupun perjanjian lainnya.

  1. WEWENANG

4.1 Memberikan nomor rekening mitra pembiayaan.

4.2 Melakukan pengamanan atas data-data pembiayaan serta arsip-arsip pendukung.

4.3 Mengeluarkan laporan resmi mengenai perkembangan pembiayaan atas persetujuan manager.

4.4 Tidak memberikan berkas/arsip kepada pihak-pihak yang tidak berkepentingan.

4.5 Ikut memberikan konstribusi/usulan dalam rapat komite

 

C. Account Officer

FUNGSI UTAMA JABATAN

Melayani pengajuan pembiayaan, melakukan analisi kelayakan serta memberikan rekomendasi atas pengajuan pembiayaan sesuai dengan hasil analisa yang telah dilakukan

  1. TANGGUNG JAWAB
  2. Memastikan seluruh pengajuan pembiayaan telah diproses sesuai dengan proses sebenarnya
  3. Memastikan analisi pembiayaan telah dilakukan dengan tepat dan lengkap sesuai dengan kebutuhan dan mempresentasikan dalam rapat komite
  4. Terselesaikannya pembiayaan bermasalah
  5. Melihat peluang dan potensi pasar yang ada dalam upaya pengembangan pasar
  6. Melakukan penanganan atau angsuran pembiayaan yang dijemput ke lokasi pasar
  7. TUGAS – TUGAS POKOK
  8. Memastikan seluruh pengajuan pembiayaan telah diproses sesuai dengan proses sebenarnya

A.1. Melayani pengajuan pembiayaan dan memberikan penjelasan mengenai produk pembiayaan

A.2. Melakukan pengumpulan informasi mengenai calon mitra melalui kegiatan wawancara dan on the spot (kunjungan lapangan)

A.3. Mengupayakn kelengkapan syarat

  1. Memastikan analisa komite pembiayaan yang telah dilakukan dengan tepat dan lengkap sesuai dengan kebutuhan dan mempresentasikan dalam rapat komite

B.1. Membuat analisis Komite pembiayaan secar tertulis dari hasil wawancara dan kunjungan lapangan

B.2. Memberikan penjelasan secar jelas dan lengkap atas pertanyaan dan saran peserta komite

  1. Terselesaikannya Pembiayaan Bermasalah

C.1. Melakukan analisis bersama kabag. Marketing atau General Manager atas pembiayaan-pembiayaan bermasalah

C.2. Membantu menyelesaikan pembiayaan bermasalah

  1. Melihat Peluang Dan Potensi Pasar Yang Ada Dalam Upaya Pengembangan Pasar

D.1. Memberikan masukan untuk pengembangan pasar dan memberikan gambaran mengenai potensi pasar yang ada

D.2. Menghimpun data-data yang relevan dengan kebutuhan untuk pengembangan pasar

D.3. Melakukan langkah-langkah secara terencana dan terkoordinasi dengan kabag. Marketing dan bagian marketing lainnya dalam kaitannya dengan pengembangan pasar.

  1. Melakukan Monitoring Atas Ketepatan Alokasi Dana Serta Ketepatan Angsuran Pembiayaan Mitra

E.1. Melakukan monitoring pasca dropping untuk melihat ketepatan alokasi dana

E.2. Melakukan monitoring angsuran mitra

E.3. Melakukan peringatan baik secara lisan maupun secara tertulis aatas keterlambatan angsuran mitra

  1. WEWENANG
  2. Memberi usulan untuk pengembangan pasar kepada manajer
  3. Menentukan target funding dan lending bersama manajer
  4. Meminpin dan menentukan agenda rapat merketing
  5. Melakukan penilaian terhadap staff marketing

 

D. TELLER

  1. FUNGSI UTAMA JABATAN

Merencanakan dan melaksanakan segala transaksi yang sifatnya tunai.

2.TANGGUNG JAWAB

2.1 Terselesaikannya laporan kas harian

2.2 Terjaganya keamanan kas

2.3 Tersedianya laporan cashflow pada akhir bulan untuk keperluan evaluasi.

3.TUGAS-TUGAS POKOK

  1. Terselesaikannya laporan kas harian.

A.1 Menerima dan mengeluarkan transaksi tunai sesuai dengan batas wewenang

A.2 Melakukan pengesahan pada bukti transaksi baik paraf maupun validasi.

A.3 Menyusun bukti-bukti transaksi keluar dan masuk dan memberikan nomor bukti.

A.4 Membuat rekapitulasi transaksi masuk dan keluar dan meminta validasi dari pihak yang berwenang.

A.5 Melakukan cross check antara rekapitulasi kas dengan mutasi vault dan neraca.

  1. Terjaganya keamanan kas

B.1 Melakukan penghitungan kas pada pagi dan sore hari saat akan dimulainya hari kerja dan akhirnya hari kerja yang harus disaksikan oleh petugas yang berwenang.

B.2 Meneliti setiap ruang masuk akan keaslian uang agar terhindar dari uang palsu.

B.3 Menjaga ruang dari pihak yang tidak berkepentingan.

B.4 Mengarsipkan laporan mutasi vault pada tempat yang aman.

B.5 Melakukan cross check antara vault dengan nearaca dan rekapitulasi kas.

  1. Tersedianya laporan cashflow pada akhir bulan untuk keperluan evaluasi.

C.1 Membuat laporan kas masuk dan keluar pada setiap akhir bulan untuk setiap akun-akun yang penting.

C.2 Meminta pengesahan laporan cashflow dari yang berwenang sebagai laporan yang sah.

  1. WEWENANG

4.1 Menerima transaksi tunai dari transaksi-transaksi yang terjadi di BMT MIRLA

4.2 Memegang kas tunai sesuai dengan kebijakan yang ada.

4.3 Mengeluarkan transaksi tunai pada batas nominal yang diberikan atau atas persetujuan yang berwenang.

4.4 Menolak pengeluaran kas apabila tidak ada bukti-bukti pendukung yang kuat.

4.5 Mengetahui kode brankas tetapi tidak memegang kuncinya ataupun sebaliknya.

4.6 Meminta pertanggungjawaban keuangan kas kecil jika batas waktu pertanggungjawaban telah tiba.

 

E. CUSTOMER SERVICE

  1. FUNGSI UMUM JABATAN

Memberikan pelayanan prima kepada mitra sehubungan dengan produk funding (penghimpuan dana) yang dimiliki oleh BMT Mirla dalam hal ini tabungan (simpana lancar) dan deposito (simpanan berjangka).

  1. TANGGUNG JAWAB

2.1 Pelayanan terhadap pembukaan dan penutupan rekening tabungan dan deposito serta mutasinya.

2.2 Pengarsipan tabungan dan deposito.

2.3 Penghitungan bagi hasil dan pembukuannya.

2.4 Pelaporan tentang perkembangan dana masyarakat.

3.TUGAS-TUGAS POKOK

A.Pelayanan terhadap pembukaan dan penutupan rekening tabungan dan deposito serta mutasinya

a.1 Menerima mitra dan memberikan penjelasan mengenai produk dan deposito yang ada di BMT Mirla.

a.2 Membuatkan buku dan memberikan nomor rekening kepada mitra yang baru.

a.3 Membuatkan warkat deposito dan memberikan nomor deposito.

a.4 Melakukan/membuat registrasi tabungan dan deposito baik dikomputer maupun di buku registrasi.

a.5 Melakukan pemindahbukuan tabungan/deposito apabila diperlukan atas persetujuan yang berwenang.

  1. Pengarsipan tabungan dan deposito.

b.1 Melakukan pengarsipan untuk permohonan tabungan dan deposito pada binder khusus sesuai tanggal.

b.2 Melakukan pengarsipan untuk kartu tabungan sesuai dengan nomor rekening.

b.3 Melakukan pengarsipan atas warkat deposito sesuai dengan nomor rekening.

b.4 Melakukan pengarsipan untuk berkas bagi hasil sesuai dengan bulan

  1. Penghitungan bagi hasil dan pembukuannya.

C.1 Melakukan penghitungan bagi hasil harian atau akhir bulan (tanpa software)

C.2 Melakukan pendistribusian bagi hasil (khusus untuk yang tanpa software)

  1. Pelaporan tentang perkembangan dana masyarakat.

3.1 Menrbitkan laporan deposito yang akan jatuh tempo.

3.2 Menerbitkan laporan perkembangan / pertumbuhan penabung/deposan serta dana yang dihimpun.

3.3 Menrbitkan laporan perbandingan rencana dan realisasi target capaian funding

  1. WEWENANG

4.1 Memotong biaya administrasi bagi tabungan yang tidak bermutasi 6 bulan ( atau sesuai dengan kebijakan )

4.2 Menutup rekening secara otomatis untuk rekening-rekening yang saldo nominalnya dibawah saldo minimum.

4.3  Melakukan pemindahbukuan untuk kasus-kasus tertentu yang telah ada kebijakannya.

 

F. Accounting Staff

  • Tugas yang dilakukan staf akuntan perusahaan ini cukup banyak, diantaranya adalah :
    • Membuat laporan keuangan KSPPS BMT Berkah Madani
    • Membuat laporan perpajakan KSPPS BMT Berkah Madani
    • Mengatur administrasi keuangan KSPPS BMT Berkah Madani
    • Menyusun anggaran pengeluaran koperasi baik setiap bulan maupun tahun
    • Menyusun anggaran pemasukan koperasi baik setiap bulan maupun tahun
    • Memproses pembayaran gaji bagi karyawan
    • Melakukan surat menyurat yang ada hubungannya dengan bidang perbankan maupun keuangan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

WhatsApp chat WhatsApp us